Analisa Stabilitas Perkuatan Tebing Sungai Pada Hulu Sungai Amandit
DOI:
https://doi.org/10.20527/bpi.v1i2.23Abstract
Proses gerusan terjadi karena adanya perubahan pola aliran yang melewati suatu penampang sungai sehingga partikel-partikel dasar sungai akan terangkut dan ditransportasikan dari daerah asalnya selapis demi selapis dan proses tersebut terjadi berulang-ulang sampai mencapai suatu keseimbangan dasar sungai yang baru. Kondisi sungai amandit khususnya di desa malutu sebelah hilir bendung amandit tebing bagian kiri terjadi longsong karena gerusan air terutama pada belokan sungai. Oleh sebab itu, maka di adakannya pekerjaan pembangunan pengendalian erosi dan proteksi sungai amandit di kabupaten Hulu Sungai Selatan. Pembangunan pengendalian erosi berupa kubus beton sebagai pelindung kaki dinding penahan dan proteksi sungai berupa dinding penahan beton dengan counterfort sebagai perkuatan tebingReferences
1 Gunawan, H. A. 2006. Pengaruh Lebar Pilar Segiempat Terhadap Perilaku Gerusan Lokal. Skripsi. Semarang : UNNES
2 H. Tengku. 2016. Tipe-tipe struktur pelindung tebing sungai, Academia.
3 Piezocone captain. 2012. Dinding penahan tanah dan tekanan tanah lateral. Blogspot.
4 Sucipto dan Nur Qudus. 2004. Analisis Gerusan Lokal di Hilir Bed Protection. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan. Nomer 1 Volume 6. Januari 2004. Semarang. UNNES

