Bridge Management System dan Bridge Condition Rating pada Evaluasi Kondisi Jembatan Girder Baja Komposit di Kabupaten Tapin

Ade Yuniati Pratiwi, Nursiah Chairunnisa, Irfan Prasetia, Iphan Fitrian Radam, Ratni Nurwidayati

Abstract


Kerusakan pada jembatan biasanya terjadi akibat penurunan mutu material hingga adanya beban benturan pada struktur jembatan. Sehingga perlu dilakukan evaluasi kondisi jembatan tahap awal yaitu penilaian kondisi jembatan. Dilakukan evaluasi nilai kondisi Jembatan Girder Baja Komposit yang terletak di Kabupaten Tapin untuk mengetahui penanganan yang tepat baik untuk proses pemeliharaan, rehabilitasi, atau penggantian elemen jembatan yang rusak. Dua metode penilaian kondisi jembatan yang digunakan untuk evaluasi yaitu metode Bridge Management System (BMS) dan Bridge Condition Rating (BCR). Dari hasil penilaian kondisi, akan dihitung prediksi umur jembatan akibat kerusakan elemen. Berdasarkan hasil penilaian kondisi, diketahui bahwa jembatan memiliki nilai kondisi 2,42 untuk metode BMS dengan usulan perbaikan segera dan nilai kondisi 4,308 untuk metode BCR dengan usulan penanganan rehabilitasi dan tingkat kondisi sedang. Umur jembatan setelah dilakukan penilaian kondisi adalah 35,8 tahun berdasarkan BMS dan 33,9 tahun berdasarkan BCR. Sisa umur jembatan jika umur rencana jembatan 50 tahun adalah 16,1 tahun berdasarkan nilai kondisi BCR. Dari umur jembatan dan nilai kondisi jembatan juga diketahui bahwa jembatan memasuki fase perkembangan kerusakan dan memerlukan penanganan rehabilitasi.

Kata kunci: nilai kondisi, umur, kerusakan, jembatan, BMS, BCR


Full Text:

PDF

References


Direktorat Jenderal Binamarga. (1993a). Bridge Management System (BMS): IBMS Planning dan Programming Manual. Kementerian Pekerjaan Umum.

Direktorat Jenderal Binamarga. (1993b). Bridge Management System (BMS): Panduan Pemeriksaan Jembatan. Kementerian Pekerjaan Umum.

Direktorat Jenderal Binamarga. (2010). Panduan Penanganan Preservasi Jembatan. Perpustakaan Republik Indonesia No 978-602-97229-3-2.

Gibson, R. F. (2016). Principles of Composite Material Mechanics. CRC Press. https://doi.org/10.1201/b19626

Harywijaya, W., Afifuddin, M., & Isya, M. (2020). Penilaian Kondisi Jembatan Menggunakan Bridge Management System (BMS) Dan Bridge Condition Rating (BCR). Jurnal Arsip Rekayasa Sipil Dan Perencanaan, 3(1), 80–88. https://doi.org/10.24815/jarsp.v3i1.16462

New York State Department of Transportation. (1997). Bridge Inspection Manual. New York.

New York State Department of Transportation. (2017). Bridge Inspection Manual. New York .

Subagio, G., Triwiyono, A., Satyarno, I., Tata Kota Tarakan, D., & Kalimantan No, J. (2008). Sistem Informasi Manajemen Jembatan Berbasis Web Dengan Metode Bridge Condition Rating (Studi Kasus Pengelolaan Jembatan di Kabupaten Garut). In Forum Teknik Sipil No. XVIII.

Vaza, H., Sastrawiria, R. P., Halim, H. A., & Septinurriandiani. (2017). Identifikasi Kerusakan dan Penentuan Nilai Kondisi Jembatan untuk Mendukung Manajemen Aset Jembatan (1st ed.). Puslitbang Jalan dan Jembatan.




DOI: https://doi.org/10.20527/bpi.v6i1.180

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by:

 

 

Flag Counter 

 

 

 

Creative Commons License

Buletin Profesi Insinyur is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.